Band asal Medan yang terbentuk pada 1965
ini mengawali kesuksesan mereka saat berhasil menaklukkan beberapa panggung
bergengsi negeri jiran Malaysia dalam kontrak selama enam bulan, menyusul
bergabungnya Charles Hutagalung
sebagai vokalis utama menggantikan Iskandar.
Nama The Mercy’s
semakin dikenal dan popular setelah hijrah ke Jakarta pada 1971. Kekuatan lirik
dalam lagu-lagu mereka mampu menembus dominasi band-band besar saat itu. Gaya
rambut gondrong dan celana cutbray menjadi cirri khas band ini dan banyak
digilai anak muda.
Album perdana yang keluar pada 1972 melambungkan
nama mereka dalam waktu singkat menjadi idola masyarakat. Lagu-lagunya merajai
tangga lagu radio-radio di Jakarta dan Indonesia, bahkan melampaui rekor
penjualan band senior Koes Plus. Beberapa penghargaan pun banyak diraihnya.
Album Mimpi
yang dirilis pada 1978 menjadi album terakhir The Mercy’s sebelum kemudian
vakum karena masing-masing personil memilih bersolo karir dan memiliki
kesibukan sendiri.
Profil :
personil
: Erwin Harahap, Rinto Harahap, Rizal Arsyad, Reynold Pangabean,
Charles Hutagalung,
diskografi
: 17 album / 9 album kompilasi